April 24, 2014

Tipe Pendaki Versi B.A.D

*numpang menuhin blog ah..
Beberapa waktu lalu pernah baca tulisan tentang macam-macam tipe pendaki, tapi kayanya itu lebih ditujukan buat pendaki gunung. Nah...kalo ini macam-macam pendaki curug versi lalinov. Based on true story, no mention, yang ngerasa aja..hehhe *piss
1. Pendaki Eksmud
Eksekutip imud eh muda yang diajak ndaki. Sibuk sama kerjaan di kantor & pulang larut malam sampe-sampe ngga sempet packing/prepare buat ndaki besokannya bahkan ada yang ngga sempet ngecek dompet. Kasusnya: ngga bawa baju ganti/ngga bawa jas ujan/dll
2. Pendaki Serba Ada (one stop hiking)
Hampir kaya doraemon gitu deh. segala rupa di bawa dan enaknya boleh dipinjem mulai dari gedget, baju ganti, jas ujan, sepatu, sendal, topi, kaca mata, alat kecantikan, tiker, cemilan, alat mandi, rolan kabel, parabot dapur.(ok..beberapa poin terakhir itu dramatisasi)
3. Pendaki Sen Kiri
Tipe ini biasanya si disandang oleh pendaki pemula alias yang baru pertama kali nanjak atau ngga biasa jalan jauh jadinya bentar-bentar ngasih kode “sen kiri” kaya mobil/motor yang mau berhenti. Sering nanya-nanya jarak tempuh n paling seneng liat batu gede/pos/tempat PW buat duduk selonjoran. Kadang modusnya nawarin orang yang keliatan ngos-ngosan buat istirahat padahal dia yang pengen istirahat.
4. Pendaki Buy 1 Get 1
Sebenernya si bisa disebut pendaki couple tapi takut nyinggung yang jomblo (*ups). sepanjang perjalanan mereka berdua jaraknya ga pernah lebih dari 1 meter jadi udah sepaket gitu kaya beli 1 dapet 1. Kalo yg satu mau istirahat yang satu ikut istirahat, kalo pake payung 1 berdua, cuma ketoilet doang kayanya yang mereka ngga bisa berdua.
5. Pendaki Katalog Fashion
Pokonya yang tipe ini udah pasti sedep dipandang mata dah. Segala rupa yang dipake buat mendaki sama dia merupakan satu kesatuan yang utuh dan menyeluruh (baca: matching). Kalo lagi difoto posenya kaya model-model di katalog fashion (tinggal dikasih keterangan stok ukuran/stok warna/sama keterangan PO n COD)
6. Pendaki Vitamin P
Vitamin P alias vitamin poto-poto buat pendaki ini jauh lebih manjur meningkatkan staminanya dibanding vitamin c/suplemen lainnya. Bisa dia yang dipoto (vit.P pasif) atau dia yang moto-moto (vit.P aktif). Keduanya bisa membentuk simbiosis mutualisme manakala kedua tipe ini udah mulai cape nanjak.
7. Pendaki Emergency Talent
Tipe yang ini amat sangat dianjurkan buat direkrut dalam suatu rombongan hiking untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan selama perjalanan. Pendaki yg ini dilengkapi dengan kebisaan mumpuni yang siap digunakan sewaktu-waktu bila dibutuhkan seperti bisa nego (baik harga maupun polisi), bisa lari/loncat/manjat/gelinding dari satu tempat ke tempat lain dengan super cepet, bisa P3K termasuk evakuasi, apalagi ditambah bisa masak, beres-beres rumah dll sungguh pendaki idaman mertua.
8. Pendaki To The Point
Pendakian buat tipe ini adalah fokus pada gimana nyampe tujuan dan balik dengan selamat. Biasanya kalo jalan paling duluan supaya bisa menghemat waktu, bawaan secukupnya cenderung seadanya supaya ngga banyak nguras energi, ngga terlalu minat foto-foto dan aktifitas diluar tujuan hikingnya.
9. Pendaki Part Time
Selain mendaki tipe ini juga buka usaha sampingan (part time) kaya terima jasa bawain barang-barang seperti tas orang, tiker, plastik konsumsi, dll. Upahnya si palingan cuma bebas di cengin setengah hari itu juga kalo ngga lupa. Pendaki part time juga dibagi jadi dua tipe ada yang naluri ada yang tuntutan peran alias mau ngga mau.
10. Pendaki Slow But Sure
Tipe terakhir ini adalah tipe pendaki yang patut dicontoh bagi yang ga punya contoh lain *hehhe. Pendaki tipe ini biasanya udah berpengalaman dalam hal pendakian atau sengaja banyak mencari informasi pendakian dari yang berpengalaman. Barang yang dibawa ngga rempong dan ngerempongin orang, jalannya nyantai, seneng berlama-lama maen di curug, foto-foto secukupnya, bersosialisasi sama temen seperjalanannya (bahkan ketemu/dapet kenalan dalam perjalanannya). Tipe ini amat menikmati perjalan pendakiannya.
sekali lagi, penggolongan 10 tipe pendaki curug ini berdasarkan pengalaman pribadi jadi sifatnya subjektif dan tidak akurat 100%. Ada juga beberapa pendaki yang punya lebih dari satu tipe pendaki dalam dirinya. Mohon maap kalo ada yang ngerasa “jleb” setelah baca ini karna tujuannya mengenang n menghibur.




Salam Jari Kelingking (^_^)
B.A.D with love

5 comments: